Laptop

Kelemahan MacBook Neo Ini Jadi Perhatian, Bakal Jadi Pertimbangan Untuk Membeli

Advertisement

Apple secara resmi meluncurkan MacBook Neo pada 4 Maret 2026, menandai langkah perusahaan teknologi raksasa ini ke pasar laptop segmen terjangkau dengan harga mulai dari 599 dolar AS. Namun, di balik nilai yang ditawarkan, terdapat beberapa detail penting yang perlu diketahui calon pembeli, terutama terkait dengan keterbatasan pada port USB-C yang dimilikinya.

MacBook Neo dilengkapi dengan dua port USB-C, namun kedua port tersebut tidak memiliki spesifikasi yang sama. Satu port mendukung kecepatan USB 3 dengan output DisplayPort dan kecepatan transfer data hingga 10 Gb/s. Sementara itu, port kedua hanya mendukung kecepatan USB 2, yang berarti kecepatannya maksimal hanya 480 Mb/s. Perbedaan signifikan ini juga berdampak pada fungsi, di mana hanya port yang lebih cepat yang mendukung output ke layar eksternal.

Port USB-C MacBook Neo: Perbedaan Kecepatan dan Fungsi

Perbedaan spesifikasi pada kedua port USB-C ini merupakan salah satu kompromi yang diambil Apple untuk menghadirkan MacBook Neo dengan harga yang lebih terjangkau. Laporan dari Daring Fireball yang dikutip oleh berbagai media menyebutkan bahwa penempatan dua port USB-C pada MacBook Neo merupakan pencapaian rekayasa yang signifikan, mengingat laptop ini ditenagai oleh chip A18 Pro. Untuk bisa menyertakan port kedua, Apple terpaksa mengorbankan kecepatan pada port tersebut menjadi standar USB 2.

Kedua port USB-C di Macbook Neo memiliki kecepatan yang berbeda. Foto: CNET
Kedua port USB-C di Macbook Neo memiliki kecepatan yang berbeda. Foto: CNET

Port USB-C yang lebih cepat, yang mendukung kecepatan hingga 10 Gb/s, ideal untuk menghubungkan perangkat berkinerja tinggi seperti SSD eksternal, *docking station*, atau layar eksternal. Sementara itu, port USB 2 dengan kecepatan 480 Mb/s lebih cocok untuk periferal dasar seperti *mouse*, keyboard, atau pengisi daya. Pengguna perlu memperhatikan hal ini agar dapat memanfaatkan kinerja optimal dari setiap port.

Solusi Cerdas macOS untuk Keterbatasan Port

Menyadari potensi kebingungan pengguna akibat perbedaan fungsi port, Apple telah menyematkan solusi cerdas dalam sistem operasi macOS. Jika pengguna secara tidak sengaja mencolokkan monitor ke port USB 2 yang tidak mendukung output tampilan, macOS akan menampilkan notifikasi yang menyarankan pengguna untuk beralih ke port yang tepat. Inisiatif kecil namun berarti ini dirancang untuk mencegah frustrasi pengguna saat mencoba menghubungkan layar eksternal.

Advertisement

Selain itu, MacBook Neo hanya mendukung satu layar eksternal dengan resolusi maksimum 4K pada 60Hz. Keterbatasan ini, meskipun mungkin tidak relevan bagi target pasar utama laptop ini, tetap menjadi poin penting yang perlu dicatat bagi pengguna yang membutuhkan konfigurasi multi-monitor yang lebih canggih.

Implikasi bagi Pembeli MacBook Neo

Bagi pengguna yang membutuhkan laptop andal untuk tugas sehari-hari dan sesekali menggunakan monitor eksternal, MacBook Neo menawarkan nilai yang menarik. Harga mulai dari 599 dolar AS (sekitar Rp 10,1 juta) menjadikannya pilihan yang sangat kompetitif di pasar laptop entry-level. Calon pembeli disarankan untuk memperhatikan instruksi penggunaan port USB-C agar pengalaman menggunakan MacBook Neo berjalan lancar.

Apple juga merekomendasikan pengguna untuk mencolokkan pengisi daya ke port kedua (USB 2) dan menyisakan port pertama (USB 3) untuk transfer data yang lebih cepat. Hal ini mungkin berlawanan dengan insting awal pengguna, namun penting untuk diingat bahwa port pertama memiliki kecepatan transfer data yang jauh lebih tinggi.

MacBook Neo akan tersedia untuk pemesanan awal mulai hari ini dan akan mulai dijual secara resmi pada Rabu, 11 Maret 2026, di 30 negara, termasuk Indonesia. Harga spesial untuk pelajar ditetapkan sebesar 499 dolar AS.

Advertisement