Aplikasi Artificial Intelligence (AI)

OpenAI Luncurkan GPT-5.3 Codex, AI Generasi Baru yang Bisa “Coding” Dirinya Sendiri

Advertisement

OpenAI secara resmi telah meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, GPT-5.3 Codex, pada 5 Februari 2026. Model ini diklaim sebagai yang paling canggih hingga saat ini, dengan kemampuan unik yang dapat berkontribusi pada proses pengembangannya sendiri. Peluncuran ini menandai tonggak sejarah baru dalam evolusi AI, di mana teknologi tidak hanya menjadi alat bagi manusia, tetapi juga mulai berperan aktif dalam menyempurnakan pengembangan dirinya.

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa GPT-5.3 Codex merupakan lompatan signifikan dari versi sebelumnya, GPT-5.2 Codex, yang baru saja dirilis pada akhir Desember 2025. Kecepatan pengembangan dan peluncuran GPT-5.3 Codex ini dimungkinkan karena tim OpenAI menggunakan model itu sendiri dalam proses pengembangannya, sebuah praktik yang baru pertama kali dilakukan oleh perusahaan tersebut. Versi awal GPT-5.3 Codex telah diintegrasikan ke dalam alur kerja internal OpenAI untuk membantu proses debugging saat pelatihan, mengelola infrastruktur deployment, hingga menganalisis hasil pengujian dan evaluasi.

Performa Unggul dan Benchmark Mengesankan

Dalam hal performa, GPT-5.3 Codex mencatat skor tertinggi pada sejumlah tolok ukur industri yang umum digunakan untuk menguji kemampuan AI dalam pemrograman. Model ini meraih skor 57% pada SWE-Bench Pro, sebuah pengujian yang mensimulasikan pekerjaan rekayasa perangkat lunak dunia nyata dalam empat bahasa pemrograman. Pada Terminal-Bench 2.0, GPT-5.3 Codex berhasil mencapai skor 77,3%, melonjak drastis dari GPT-5.2 Codex yang berada di kisaran 64%. Skor ini disebut-sebut mengungguli model AI lain seperti Anthropic Opus 4.6.

Aplikasi ChatGPT Oleh OpenAI
Aplikasi ChatGPT Oleh OpenAI

Terminal-Bench 2.0 secara spesifik menguji kemampuan model AI saat beroperasi dalam lingkungan terminal sungguhan, mencakup tugas-tugas seperti kompilasi kode, pelatihan model, dan pengaturan server. Selain peningkatan performa, OpenAI juga mengklaim GPT-5.3 Codex lebih efisien. Model ini dilaporkan mampu menyelesaikan tugas dengan penggunaan token kurang dari separuh dibandingkan pendahulunya, serta berjalan sekitar 25% lebih cepat berkat pembaruan pada infrastruktur dan sistem inferensi.

Melampaui Kemampuan Coding

Ambisi OpenAI untuk GPT-5.3 Codex tidak terbatas pada penulisan dan peninjauan kode. Model ini kini diarahkan untuk menjadi agen komputer serba bisa. GPT-5.3 Codex dirancang untuk menangani tugas-tugas yang lebih panjang dan kompleks, termasuk penelitian, penggunaan berbagai alat (tools), serta eksekusi multi-langkah. Kemampuannya meluas melampaui coding, mencakup debugging, deployment, monitoring, penulisan dokumen persyaratan produk (PRD), penyuntingan konten, riset pengguna, pengujian, analisis metrik, hingga pembuatan presentasi dan spreadsheet.

Advertisement

OpenAI juga mengklasifikasikan GPT-5.3 Codex sebagai model dengan kapabilitas Tinggi dalam keamanan siber (cybersecurity) berdasarkan Kerangka Kesiapan mereka. Model ini dilengkapi dengan tumpukan keamanan terlengkap, termasuk kontrol akses terpercaya dan komitmen pendanaan pertahanan siber sebesar 10 juta dolar AS. Hal ini menunjukkan komitmen OpenAI untuk memastikan keamanan dan keandalan model AI mereka dalam menghadapi ancaman siber yang kian berkembang.

Aksesibilitas dan Ketersediaan

GPT-5.3 Codex kini tersedia untuk semua pengguna dengan paket ChatGPT berbayar. Model ini dapat diakses melalui aplikasi, Command Line Interface (CLI), ekstensi IDE, dan web. Peluncuran ini menyusul perkenalan aplikasi Codex khusus untuk macOS beberapa hari sebelumnya. Ketersediaan yang meluas ini diharapkan dapat mempercepat adopsi dan pemanfaatan teknologi AI canggih ini oleh para pengembang dan profesional di berbagai bidang.

Advertisement