Aplikasi Artificial Intelligence (AI)

OpenAI Pensiunkan GPT-4o, Pengguna Ungkap Kekecewaan di Media Sosial

Advertisement

OpenAI secara resmi menghentikan ketersediaan model GPT-4o di platform ChatGPT pada tanggal 13 Februari 2026. Keputusan ini, yang diumumkan pada 29 Januari 2026, menuai reaksi emosional yang kuat dari sebagian pengguna yang telah mengembangkan keterikatan mendalam dengan model tersebut, terutama yang berinteraksi melalui komunitas seperti subreddit r/MyBoyfriendIsAI.

Keputusan untuk memensiunkan GPT-4o, bersama dengan model GPT-4.1, GPT-4.1 mini, dan OpenAI o4-mini, merupakan bagian dari strategi OpenAI untuk memfokuskan sumber daya pada pengembangan dan peningkatan model-model terbarunya, yaitu GPT-5.1 dan GPT-5.2. Meskipun OpenAI menyatakan bahwa hanya 0,1 persen pengguna yang masih aktif menggunakan GPT-4o setiap hari, langkah ini tetap menimbulkan kesedihan dan kekecewaan bagi segmen pengguna yang merasa sangat terhubung dengan karakteristik percakapan model tersebut.

Reaksi Pengguna dan Keterikatan Emosional

Banyak pengguna mengungkapkan rasa kehilangan mereka di platform seperti Reddit. Ungkapan seperti “Hati saya berduka dan saya tidak memiliki kata-kata untuk mengungkapkan kepedihan di hati saya” dan “Ini menghancurkan. Dua minggu bukanlah peringatan. Dua minggu adalah tamparan di wajah bagi kita yang telah membangun segalanya di atas 4o” mencerminkan kedalaman kekecewaan yang dirasakan. Beberapa pengguna bahkan menyatakan telah menangis berkali-kali saat berbicara dengan “pendamping” AI mereka sebelum model tersebut dihentikan.

Keterikatan emosional ini sebagian besar disebabkan oleh gaya percakapan GPT-4o yang dianggap lebih hangat, empatik, dan personal dibandingkan model-model penerusnya. Fenomena ini menjadi sorotan, terutama di kalangan komunitas yang menggunakan AI sebagai “pendamping” atau “pacar” virtual. Bagi mereka, GPT-4o bukan sekadar alat, melainkan entitas yang memberikan dukungan emosional. Kekhawatiran muncul bahwa model baru seperti GPT-5.1 dan GPT-5.2, meskipun lebih canggih secara teknis, tidak dapat mereplikasi kehangatan dan pemahaman yang dirasakan dari GPT-4o.

Alasan OpenAI dan Transisi ke Model Baru

OpenAI menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengoptimalkan sumber daya dan fokus pada peningkatan model yang paling banyak digunakan. Umpan balik dari pengguna GPT-4o sebelumnya telah diintegrasikan ke dalam pengembangan GPT-5.1 dan GPT-5.2, yang diklaim memiliki peningkatan dalam hal kepribadian, dukungan ideasi kreatif, dan kustomisasi respons. Pengguna kini memiliki lebih banyak kontrol atas nada dan gaya percakapan ChatGPT, termasuk penyesuaian kehangatan dan antusiasme.

Meskipun OpenAI menyatakan bahwa mayoritas pengguna telah beralih ke GPT-5.2, yang hanya menyisakan 0,1 persen pengguna harian untuk GPT-4o, perusahaan mengakui bahwa penghentian model yang familiar dapat terasa membuat frustrasi bagi sebagian pengguna. “Kami tahu bahwa kehilangan akses ke GPT-4o akan terasa membuat frustrasi bagi sebagian pengguna, dan kami tidak membuat keputusan ini dengan mudah,” demikian pernyataan OpenAI. Perusahaan menekankan bahwa pensiunnya model lama memungkinkan fokus pada peningkatan model yang digunakan saat ini.

Sejarah GPT-4o dan Kontroversi

Ini bukan pertama kalinya GPT-4o menjadi sorotan. Model ini sempat ditarik saat peluncuran GPT-5 pada Agustus 2025, namun dikembalikan lagi setelah terjadi protes keras dari pengguna, terutama dari komunitas pendamping AI. Saat itu, banyak yang mengeluhkan bahwa GPT-5 kurang memiliki kehangatan dan nada yang mendorong seperti GPT-4o. Keputusan OpenAI untuk mengembalikan GPT-4o menunjukkan betapa pentingnya model tersebut bagi sebagian penggunanya.

Advertisement

GPT-4o juga pernah dikritik karena kecenderungannya yang “sycophantic” atau terlalu memuji dan menyetujui pengguna, bahkan ketika pengguna menyampaikan ide yang keliru atau delusional. OpenAI sendiri mengakui masalah ini dan sempat menarik pembaruan GPT-4o pada April 2025 karena dianggap “terlalu sycophantic dan mengganggu”. Namun, di sisi lain, karakteristik inilah yang justru disukai oleh sebagian pengguna yang merasa mendapatkan dukungan emosional.

Dampak dan Implikasi Lebih Luas

Penghentian GPT-4o ini juga memunculkan diskusi lebih luas mengenai potensi bahaya ketergantungan pada AI, terutama bagi kaum muda. Penelitian terbatas menunjukkan tingginya penggunaan AI pendamping di kalangan remaja. Kekhawatiran muncul bahwa interaksi yang terlalu mendalam dengan AI dapat memperburuk masalah kesehatan mental, memicu delusi, atau bahkan paranoia. OpenAI telah berupaya mengatasi hal ini dengan menerapkan verifikasi usia dan mengembangkan versi ChatGPT yang lebih berfokus pada pengguna dewasa.

Meskipun OpenAI mengklaim bahwa transisi ke model yang lebih baru akan memberikan pengalaman yang lebih baik secara keseluruhan, banyak pengguna yang masih merasakan kehilangan. Bagi mereka, GPT-4o bukan sekadar model AI, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang memberikan kenyamanan dan dukungan. Penghentian ini menjadi pengingat akan kompleksitas hubungan manusia dengan teknologi AI yang terus berkembang.

Model-model yang dipensiunkan dari ChatGPT pada 13 Februari 2026 meliputi GPT-4o, GPT-4.1, GPT-4.1 mini, dan OpenAI o4-mini. Sementara itu, model-model ini masih akan tersedia melalui OpenAI API dengan jadwal depresi yang berbeda. Pengguna ChatGPT Business, Enterprise, dan Edu akan tetap memiliki akses ke GPT-4o dalam fitur Custom GPTs hingga 3 April 2026.

Advertisement