Aplikasi

Apple Mendesak Pengguna iPhone Segera Instal iOS 26.3 Karena Alasan Ini

Advertisement

Apple telah merilis pembaruan perangkat lunak kritis iOS 26.3 untuk seluruh pengguna iPhone, mendesak mereka untuk segera menginstalnya demi mengatasi 39 kerentanan keamanan yang signifikan. Pembaruan ini sangat penting karena mencakup perbaikan untuk kerentanan zero-day yang telah dilaporkan dieksploitasi dalam serangan canggih terhadap pengguna iPhone versi sebelumnya. Apple menekankan urgensi ini untuk memberikan perlindungan maksimal sebelum detail teknis perbaikan keamanan tersebar luas dan dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pembaruan iOS 26.3, yang dirilis pada Rabu, 11 Februari 2026, berfokus pada perbaikan keamanan dan stabilitas sistem, bukan pada penambahan fitur-fitur baru yang mencolok. Namun, beberapa fitur tambahan tetap disertakan, seperti alat baru untuk mempermudah migrasi data dari iPhone ke Android, serta beberapa penyesuaian minor pada antarmuka pengguna. Bagi pengguna di Uni Eropa, pembaruan ini juga menyertakan fitur penerusan notifikasi ke perangkat pihak ketiga.

Kerentanan Zero-Day yang Dieksploitasi

Kerentanan paling serius yang diatasi dalam iOS 26.3 adalah celah pada dyld (Dynamic Link Editor), yang merupakan komponen sistem operasi yang bertanggung jawab untuk memuat dan menghubungkan pustaka dinamis saat aplikasi dijalankan. Celah ini, yang dilacak dengan nomor CVE-2026-20700, memungkinkan penyerang dengan kemampuan menulis memori untuk mengeksekusi kode arbitrer pada perangkat yang terinfeksi. Apple menyatakan bahwa mereka “mengetahui laporan bahwa masalah ini mungkin telah dieksploitasi dalam serangan yang sangat canggih terhadap individu yang ditargetkan secara spesifik pada versi iOS sebelum iOS 26.”

iPhone 17 Pro. Foto: Apple
Iphone 17 Pro. Foto: Apple

Kekhawatiran semakin meningkat karena kerentanan ini diduga melengkapi rantai eksploitasi yang sebelumnya telah ditambal pada pembaruan iOS 26.2 yang dirilis Desember lalu. Kerentanan WebKit sebelumnya (CVE-2025-14174 dan CVE-2025-43529) yang juga ditangani dalam iOS 26.2, bersama dengan celah dyld di iOS 26.3, diduga dapat digunakan untuk mengirimkan perangkat lunak mata-mata (spyware) ke iPhone. Dengan perbaikan ini, Apple menutup celah terakhir dalam rantai serangan tersebut, menjadikannya sangat penting bagi semua pengguna untuk segera memperbarui perangkat mereka.

Advertisement

Perbaikan Keamanan Lainnya dan Fitur Baru

Selain kerentanan zero-day yang kritis, iOS 26.3 juga menambal puluhan celah keamanan lainnya, termasuk beberapa masalah pada Kernel yang dapat memberikan hak akses root kepada aplikasi berbahaya, serta kerentanan pada aplikasi Photos yang memungkinkan akses ke foto dari layar kunci, dan beberapa celah pada fitur Aksesibilitas yang dapat mengungkap informasi sensitif. Pembaruan ini juga mencakup perbaikan untuk berbagai bug lainnya di berbagai aplikasi dan layanan.

Secara fitur, iOS 26.3 memperkenalkan alat baru bernama “Transfer to Android” yang mempermudah pengguna yang ingin beralih dari iPhone ke perangkat Android. Fitur ini memungkinkan transfer data seperti foto, pesan, catatan, aplikasi, dan kata sandi dengan menempatkan kedua perangkat berdekatan. Selain itu, terdapat penyesuaian pada galeri wallpaper Astronomi dan Cuaca, serta opsi baru untuk membatasi pelacakan lokasi yang tepat oleh operator seluler pada iPhone dengan modem C1 dan C1X.

Cara Memperbarui iPhone Anda

Apple mengimbau semua pengguna iPhone yang kompatibel untuk segera melakukan pembaruan. Pembaruan iOS 26.3 tersedia untuk model iPhone 11 dan yang lebih baru, termasuk iPhone SE (generasi kedua dan ketiga), serta seluruh jajaran iPhone 17. Untuk memperbarui perangkat Anda, buka aplikasi Pengaturan, pilih Umum, lalu ketuk Pembaruan Perangkat Lunak. Ikuti petunjuk di layar untuk mengunduh dan menginstal pembaruan. Disarankan untuk melakukan pembaruan saat terhubung ke jaringan Wi-Fi dan memastikan baterai perangkat terisi daya yang cukup.

Advertisement