Canon, produsen terkemuka dalam solusi pencitraan digital, merayakan tonggak sejarah 30 tahun lini kamera digital konsumennya, PowerShot. Untuk menandai momen penting ini, Canon meluncurkan edisi khusus dari salah satu model terpopulernya, PowerShot G7 X Mark III, yang diberi nama 30th Anniversary Edition. Peluncuran ini merupakan penghormatan terhadap sejarah panjang seri PowerShot yang dimulai sejak tahun 1996.
Seri PowerShot pertama kali diperkenalkan ke pasar global pada musim panas 1996 dengan model pionir, PowerShot 600. Kamera ini kala itu dibekali dengan sensor CCD 1/3 inci beresolusi 832 x 608 piksel, lensa 50mm f/2.5, dan jendela bidik optik. Kemampuan penyimpanan awalnya terbatas pada memori internal 1MB dan dukungan kartu memori PCMCIA, sementara layar LCD serta kemampuan rekam video baru hadir pada model-model berikutnya.
Desain Premium dan Sentuhan Nostalgia
PowerShot G7 X Mark III 30th Anniversary Edition ini mempertahankan basis spesifikasi yang sama dengan versi reguler yang pertama kali dirilis pada tahun 2019. Namun, Canon memberikan pembaruan visual yang signifikan untuk membedakannya. Kamera edisi khusus ini hadir dengan bodi berwarna grafit eksklusif, memberikan tampilan yang lebih premium dan berbeda dari dominasi hitam pada model standar. Selain itu, cincin depan pada lensa kamera kini dilengkapi dengan pola knurling diamond yang memberikan sentuhan taktil dan estetika yang khas. Di bagian bodi kamera, disematkan pula logo khusus perayaan 30 tahun PowerShot, yang menampilkan angka “30” dengan desain garis menyiku, menandakan momen istimewa ini.

Canon menjadwalkan peluncuran edisi spesial ini pada bulan April 2026. Harga jual yang direkomendasikan untuk pasar Amerika Serikat adalah USD 1.299, atau setara dengan sekitar Rp 20,4 juta (dengan asumsi kurs Rp 15.700 per USD). Sebagai perbandingan, versi standar PowerShot G7 X Mark III biasanya dijual di kisaran USD 879,99. Edisi terbatas ini juga akan menyertakan aksesori tambahan seperti Limited Edition Peak Design Cuff Wrist Strap dan kartu memori SD 32GB di beberapa pasar.
Evolusi PowerShot di Tengah Dominasi Ponsel
Perjalanan seri PowerShot selama tiga dekade mencerminkan evolusi teknologi fotografi digital. Dimulai dari model dasar seperti PowerShot 600, lini ini terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin beragam, mulai dari kamera saku yang ringkas hingga model yang lebih canggih dengan fitur lengkap. Canon juga menghadirkan model-model terbaru seperti seri V, yang dirancang untuk memudahkan perekaman video berkualitas tinggi.

Namun, Canon tidak memungkiri tantangan yang dihadapi oleh kamera digital saku. Perkembangan pesat kualitas kamera pada ponsel pintar telah secara drastis menurunkan permintaan untuk kamera digital all-in-one. Meskipun kamera saku masih ada di pasaran, popularitasnya jauh menurun dibandingkan era sebelum era smartphone. Dalam konteks ini, Canon merilis edisi terbatas G7 X Mark III sebagai upaya untuk membangkitkan nostalgia sekaligus menegaskan bahwa seri PowerShot masih memiliki tempat bagi para penggemar fotografi yang mendambakan kontrol manual dan pengalaman fotografi yang didedikasikan.
Spesifikasi Teknis PowerShot G7 X Mark III
Meskipun hadir dalam balutan edisi spesial, spesifikasi teknis inti dari PowerShot G7 X Mark III 30th Anniversary Edition tetap sama dengan model standarnya. Kamera ini dibekali dengan sensor CMOS Tipe 1 inci beresolusi 20,1 megapiksel yang dipasangkan dengan prosesor gambar DIGIC 8. Kombinasi ini memungkinkan performa pemfokusan yang cepat, pengambilan gambar beruntun hingga 20 fps, dan perekaman video UHD 4K pada 30p.
Lensa zoom optik 4,2x yang terintegrasi menawarkan rentang focal length setara 24-100mm, dengan bukaan maksimum f/1.8-2.8 yang ideal untuk kondisi minim cahaya dan memberikan kontrol kedalaman bidang yang kreatif. Fitur stabilisasi gambar optik turut disematkan untuk membantu menghasilkan foto yang tajam. Kamera ini juga dilengkapi layar sentuh LCD 3 inci yang dapat dimiringkan hingga 180 derajat, sangat berguna untuk vlogging dan swafoto. Konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth terintegrasi memudahkan transfer data nirkabel dan kontrol jarak jauh.
Kehadiran mode “Video Blog” (Vlog) semakin memperkuat posisinya sebagai kamera yang cocok untuk kreator konten. Selain itu, kamera ini mendukung perekaman video vertikal dan kemampuan live streaming langsung ke platform seperti YouTube.






