Xiaomi secara resmi mengumumkan penghentian penjualan global untuk seri Xiaomi 15 dan Xiaomi 15 Ultra. Langkah strategis ini diambil perusahaan untuk mengelola stok yang menumpuk dan memfokuskan sumber daya pada peluncuran lini flagship terbarunya, yaitu Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, yang dijadwalkan segera hadir di pasar internasional. Keputusan ini menandai pergeseran fokus Xiaomi dari generasi sebelumnya ke inovasi terbaru mereka.
Menurut laporan yang beredar di kalangan internal Xiaomi Store, perusahaan menghadapi tantangan stok yang signifikan di berbagai pasar global untuk seri Xiaomi 15. Meskipun spesifikasi yang ditawarkan cukup mumpuni, angka penjualan dilaporkan tidak mencapai target yang ditetapkan, menyebabkan penumpukan unit di gudang. Kurangnya pembaruan inovatif yang dianggap substansial dari seri 15 disebut-sebut menjadi salah satu faktor utama rendahnya minat konsumen, menjadikannya salah satu seri yang paling sulit untuk dijual oleh Xiaomi.
Strategi Pengurangan Stok dan Fokus Global
Sebagai upaya untuk mengatasi masalah stok yang berlebih, Xiaomi diperkirakan akan meluncurkan kampanye diskon global untuk model seri 15. Meskipun detail mengenai besaran diskon dan tanggal resminya belum diumumkan, perkiraan harga diskon untuk model standar berkisar antara US$399 hingga US$499 (sekitar Rp6,2 hingga Rp7,8 juta). Diskon ini diharapkan dapat membantu mengosongkan inventaris yang ada sebelum kehadiran seri 17.

Fokus utama Xiaomi kini beralih sepenuhnya ke seri Xiaomi 17. Penghentian penjualan seri Xiaomi 15 dan 15 Ultra di pasar internasional akan digantikan oleh Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Kedua model ini sebelumnya telah diluncurkan di Tiongkok pada September dan Desember 2025. Flagship terbaru ini diprediksi akan membawa sejumlah peningkatan signifikan, termasuk chipset generasi terbaru untuk performa yang lebih tinggi, sistem kamera yang ditingkatkan dengan fitur fotografi premium, serta desain yang lebih kompetitif dibandingkan pendahulunya.
Detail Peluncuran Xiaomi 17 Series
Seri Xiaomi 17 dan 17 Ultra diprediksi akan resmi diluncurkan secara global pada tanggal 28 Februari 2026, bertepatan menjelang perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Peluncuran ini akan menjadi momentum penting bagi Xiaomi untuk memperkuat posisinya di segmen flagship premium di pasar internasional. Dengan menghentikan penjualan seri Xiaomi 15, perusahaan berupaya memaksimalkan peluang sukses global untuk seri 17.

Spesifikasi yang bocor menyebutkan bahwa Xiaomi 17 akan hadir dengan layar LTPO AMOLED 6,3 inci, ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan dilengkapi tiga kamera belakang 50MP dengan lensa Leica. Kapasitas baterainya dikabarkan mencapai 7.000 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 100W dan nirkabel 50W. Sementara itu, Xiaomi 17 Ultra akan menawarkan layar lebih besar 6,9 inci, kamera utama 200MP, dan baterai 6.800 mAh dengan pengisian daya kabel 90W dan nirkabel 50W. Kedua perangkat akan menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3.
Peringkat Kamera Xiaomi 17 Ultra di DXOMARK
Dalam hal kemampuan fotografi, Xiaomi 17 Ultra telah mendapatkan pengakuan dari lembaga pengujian independen DXOMARK. Perangkat ini meraih skor keseluruhan 166 poin, menempatkannya di posisi keenam bersama OPPO Find X9 Pro. DXOMARK memuji performa luar ruangan yang kuat, kemampuan zoom yang sangat baik, akurasi warna yang tepat, dan efek bokeh yang natural. Namun, beberapa catatan kritik juga diberikan, seperti autofokus video yang kurang mulus, kedalaman bidang yang terbatas pada foto grup, serta ketidakstabilan eksposur dan keseimbangan putih yang terkadang muncul.
Meskipun demikian, skor tersebut menempatkan Xiaomi 17 Ultra di jajaran ponsel dengan kamera terbaik di dunia. Peringkat ini mengungguli beberapa flagship lain dan menunjukkan komitmen Xiaomi dalam menghadirkan inovasi fotografi pada produk-produknya. Pengamat industri menilai langkah strategis penghentian penjualan seri 15 dan fokus pada seri 17 adalah keputusan yang logis mengingat ketatnya persaingan di pasar smartphone premium, di mana inovasi dan waktu peluncuran menjadi faktor kunci kesuksesan penjualan.






