Aplikasi Media Sosial

WhatsApp Luncurkan Fitur Strict Account Settings untuk Keamanan Akun Tingkat Tinggi

Advertisement

WhatsApp secara resmi meluncurkan fitur keamanan baru bernama Strict Account Settings. Fitur ini dirancang untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra bagi pengguna terhadap serangan siber yang canggih dan potensi penyalahgunaan data. Pengumuman ini menegaskan komitmen WhatsApp untuk terus meningkatkan privasi dan keamanan bagi lebih dari 3 miliar penggunanya di seluruh dunia. Fitur ini telah mulai diluncurkan secara bertahap dan akan tersedia untuk semua pengguna dalam beberapa minggu mendatang.

​Strict Account Settings pada dasarnya adalah mode “lockdown” yang mengaktifkan konfigurasi privasi dan keamanan paling ketat pada akun WhatsApp. Tujuannya adalah untuk mengurangi potensi celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh pelaku serangan siber yang sangat terorganisir. Fitur ini sangat direkomendasikan bagi individu yang berisiko tinggi menjadi target serangan canggih, seperti jurnalis, aktivis, tokoh publik, atau siapa pun yang mungkin menjadi sasaran spyware.

​Manfaat Fitur Strict Account Settings bagi Pengguna

Bagi pengguna yang mengaktifkan Strict Account Settings, ada beberapa manfaat keamanan signifikan yang akan mereka dapatkan. Pertama, fitur ini secara otomatis memblokir lampiran media seperti gambar, video, dan dokumen dari pengirim yang tidak ada dalam daftar kontak pengguna. Ini secara drastis mengurangi risiko penerimaan malware atau konten berbahaya yang disisipkan dalam file media.

Strict Account Settings Whatsapp
Foto: Kompas

Kedua, panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal akan secara otomatis dibisukan. Hal ini mencegah potensi serangan yang memanfaatkan kerentanan pada sistem telepon atau pelecehan melalui panggilan tak dikenal. Selain itu, pratinjau tautan (link preview) yang biasanya muncul saat URL dibagikan akan dinonaktifkan sepenuhnya. Pratinjau tautan diketahui dapat membocorkan metadata atau menjadi vektor serangan zero-click.

Ketiga, visibilitas profil pengguna akan dibatasi. Informasi seperti status terakhir terlihat (last seen), foto profil, dan informasi “tentang” (about) akan diatur agar hanya dapat dilihat oleh kontak yang tersimpan. Pengguna juga tidak akan dapat ditambahkan ke grup obrolan oleh orang yang tidak ada dalam daftar kontak mereka, kecuali mereka memberikan persetujuan eksplisit.

Siapa yang Mendapatkan Manfaat Lebih dari Fitur Ini?

Meskipun Strict Account Settings dirancang untuk tersedia bagi semua pengguna WhatsApp, fitur ini secara khusus ditujukan untuk melindungi individu yang dianggap berisiko tinggi. Kelompok ini meliputi jurnalis, aktivis, pejabat publik, dan siapa saja yang mungkin menjadi sasaran kampanye siber canggih, spyware, atau serangan yang disponsori negara. Meta, perusahaan induk WhatsApp, menyatakan bahwa sebagian besar pengguna tidak memerlukan tingkat perlindungan ekstrim ini, namun fitur ini tetap dapat diaktifkan oleh siapa saja yang menginginkan ketenangan pikiran ekstra.

Advertisement

Cara Menggunakan Fitur Strict Account Settings

Mengaktifkan Strict Account Settings sangatlah mudah dan dapat dilakukan langsung dari perangkat utama pengguna. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi WhatsApp di ponsel utama Anda.
  • Masuk ke menu Pengaturan (Settings).
  • Pilih opsi Privasi (Privacy).
  • Gulir ke bawah dan pilih bagian Tingkat Lanjut (Advanced).
  • Temukan opsi Strict Account Settings dan aktifkan (toggle on).

Proses yang sama dapat diikuti untuk menonaktifkan fitur ini kapan saja. Penting untuk dicatat bahwa fitur ini hanya dapat dikelola dari perangkat utama dan tidak tersedia di WhatsApp Web atau versi desktop lainnya. Setelah diaktifkan, beberapa pengaturan keamanan dasar seperti verifikasi dua langkah (two-step verification) akan tetap aktif untuk memastikan tingkat keamanan minimum terjaga.

WhatsApp mengonfirmasi bahwa peluncuran fitur Strict Account Settings ini dilakukan secara bertahap dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa minggu ke depan. Pengguna disarankan untuk memastikan aplikasi WhatsApp mereka telah diperbarui ke versi terbaru untuk dapat mengakses fitur ini segera setelah tersedia di wilayah mereka.

Advertisement