Gadget Smartphone

Ponsel Trump Mobile T1 Siap Rilis Maret 2026, Harga Dekati Rp17 Juta Siap Saingi iPhone?

Advertisement

Ponsel T1 buatan Trump Mobile, perusahaan milik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dipastikan akan diluncurkan pada akhir Maret 2026. Kepastian ini diungkapkan oleh dua eksekutif Trump Mobile, Don Hendrickson dan Eric Thomas, sebagaimana dilaporkan oleh PC Mag.

Peluncuran yang awalnya dijadwalkan pada Agustus tahun lalu ini mengalami penundaan yang cukup lama. Kini, kedua eksekutif tersebut memberikan konfirmasi bahwa perangkat T1 akan segera hadir ke pasar dengan membawa sejumlah pembaruan signifikan, baik dari segi desain maupun spesifikasi.

Perombakan Desain dan Peningkatan Spesifikasi

Perangkat T1 akan menampilkan desain yang telah dirombak total dari versi sebelumnya. Wadah kamera belakangnya kini didesain berbentuk oval, dengan tetap mempertahankan logo bendera Amerika Serikat yang menjadi ciri khasnya. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan tampilan yang lebih modern dan menarik bagi konsumen.

Render Desain Trump Phone. Foto: Instagram/@trumpmobile
Render Desain Trump Phone. Foto: Instagram/@trumpmobile

Selain perubahan estetika, spesifikasi teknis T1 juga mengalami peningkatan. Ponsel ini akan dibekali layar yang lebih besar, yaitu berukuran 6,8 inci, menawarkan pengalaman visual yang lebih luas. Kapasitas penyimpanan internalnya juga ditingkatkan secara drastis hingga mencapai 512GB, memungkinkan pengguna menyimpan lebih banyak data, aplikasi, dan media.

Harga Fantastis dan Kontroversi Produksi

Sejalan dengan peningkatan spesifikasi yang ditawarkan, harga ponsel T1 diperkirakan akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Diperkirakan, harga perangkat ini akan mendekati 1.000 dolar AS, atau setara dengan Rp16,8 juta, berdasarkan kurs saat ini. Angka ini menempatkan T1 pada segmen ponsel premium di pasar global.

Lebih lanjut, Hendrickson dan Thomas mengonfirmasi bahwa ponsel T1 tidak akan diproduksi sepenuhnya di Amerika Serikat. Trump Mobile menjelaskan bahwa produksi utama akan dilakukan oleh ‘negara yang diistimewakan’, sebuah pernyataan yang menimbulkan pertanyaan terkait janji awal perusahaan mengenai produk ‘asli buatan Amerika Serikat’. Meskipun demikian, tahap perakitan akhir akan dilakukan di Miami, yang melibatkan penyusunan sekitar 10 komponen terakhir sebelum produk siap dipasarkan.

Advertisement

Kabar mengenai produksi di luar negeri ini menambah daftar kontroversi seputar ponsel T1. Sebelumnya, dilaporkan bahwa ponsel ini telah dipesan oleh 590.000 konsumen dengan pembayaran uang muka sebesar US$100 (Rp1,6 jutaan), mengumpulkan total US$59 juta (Rp989 miliar) dari konsumen. Namun, hingga kini, belum ada konsumen yang menerima produk yang dijanjikan, sementara gambar ponsel yang beredar menunjukkan dua desain yang sangat berbeda, menimbulkan keraguan mengenai keseriusan proyek ini.

Sertifikasi dan Peluncuran Resmi

Proses sertifikasi dengan operator T-Mobile diharapkan selesai pada pertengahan Maret 2026. Setelah tahapan pengujian selesai dan dinyatakan lulus, Trump Mobile berencana untuk meluncurkan kembali situs web resminya. Situs web baru ini akan menampilkan spesifikasi perangkat yang lebih lengkap dan detail mengenai ponsel T1.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan dan pertanyaan mengenai produksi serta janji awal, peluncuran ponsel T1 pada Maret 2026 ini menjadi penanda langkah Trump Mobile dalam persaingan pasar ponsel. Rencana peluncuran varian “T1 Ultra” juga telah diumumkan, yang diharapkan dapat menyusul kesuksesan T1 dan berpotensi meraup lebih banyak keuntungan, terutama dari basis pendukung Trump.

Advertisement