Gadget Smartphone

Samsung Galaxy S Series 2026 Pimpin Era Baru AI Fotografi Mobile

Advertisement

Samsung diprediksi akan memimpin era baru dalam dunia fotografi mobile pada tahun 2026, dengan kecerdasan buatan (AI) sebagai motor penggerak utama inovasi pada lini kamera Galaxy S Series. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini berambisi untuk terus menghadirkan pengalaman fotografi yang semakin intuitif, cepat, dan praktis bagi para penggunanya.

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyatakan bahwa fokus pengembangan AI pada kamera Galaxy S Series bertujuan agar setiap orang dapat menghasilkan foto berkualitas tinggi tanpa memerlukan proses yang rumit. “Kami ingin siapa saja bisa mendapatkan foto yang bagus dan berkreasi dengan mudah. Oleh karena itu, kami berupaya menghadirkan pengalaman yang responsif melalui berbagai kecanggihan AI di fitur kamera terdepan,” ujar Ilham, seperti dikutip dari Koran Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Perekaman Video pada Samsung Galaxy S26 Ultra Bakal Jauh Lebih Baik dari Galaxy S25 Ultra. Foto: SammyGuru
Perekaman Video pada Samsung Galaxy S26 Ultra Bakal Jauh Lebih Baik dari Galaxy S25 Ultra. Foto: SammyGuru

Tren fotografi mobile pada tahun 2026 menunjukkan pergeseran peran AI dari sekadar pemrosesan gambar pasif, seperti HDR otomatis, menjadi kemampuan generatif yang aktif, termasuk fitur seperti Generative Fill dan Real-time Editing. Hal ini sejalan dengan perilaku pengguna di Indonesia yang menjadikan smartphone sebagai perangkat utama untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membuat konten media sosial, merekam momen keluarga, hingga memotret dalam kondisi pencahayaan minim (low light) dan merekam video yang stabil tanpa alat bantu tambahan.

Evolusi AI dalam Kamera Samsung Galaxy S Series

Samsung telah konsisten mengembangkan kemampuan fotografi komputasional berbasis AI sejak memperkenalkan deteksi pemandangan cerdas (scene detection) pada tahun 2018. Evolusi ini terbagi dalam beberapa era:

  • Era Awal (Deteksi Cerdas – Galaxy S9 & Galaxy S20): Pada fase ini, Samsung berfokus pada kemampuan menangkap momen bergerak cepat dan objek jarak jauh. Fitur seperti Super Slow-mo pada Galaxy S9 yang mendeteksi gerakan secara otomatis, serta inovasi AI Space Zoom 100x pada Galaxy S20 Ultra, menjadi bukti kemajuan ini.
  • Era Stabilisasi & Portrait (Galaxy S21 Series & S22 Series): Menjawab maraknya tren vlogging dan foto potret, Samsung mengalihkan fokus pada kualitas video dan subjek manusia. AI dimanfaatkan untuk meningkatkan fitur Super Steady agar rekaman video tetap mulus, serta menyempurnakan tampilan warna kulit (Skin Tone) agar terlihat natural pada mode potret.
  • Era Nightography & ProVisual (Galaxy S23 Series hingga Galaxy S25 Series): Menghadapi gaya hidup malam hari yang dinamis, Samsung menyematkan sensor kamera 200MP dengan pemrosesan AI untuk meningkatkan kualitas Nightography. Puncaknya, Galaxy S24 Series dan Galaxy S25 Series memperkenalkan ProVisual Engine, sebuah mesin AI komprehensif yang dilatih dengan lebih dari 400 juta dataset. Teknologi ini mendukung fitur canggih seperti Photo Assist dan Generative Edit, memberikan kebebasan kreatif penuh bagi pengguna dalam mengedit hasil foto mereka.

ProVisual Engine: Jantung Inovasi Fotografi AI

ProVisual Engine merupakan rangkaian alat bertenaga AI yang menjadi kunci dalam memaksimalkan kebebasan kreatif pengguna di setiap tahapan, mulai dari pengambilan gambar, pengaturan, hingga penyuntingan akhir. Didukung oleh peningkatan performa Neural Processing Unit (NPU) dan pustaka data gambar yang ekstensif, ProVisual Engine memastikan pengguna dapat menghasilkan bidikan terbaik terlepas dari tingkat pengalaman mereka.

Advertisement

Teknologi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan pengambilan gambar, tetapi juga menyederhanakan proses pengeditan. Fitur seperti Generative Edit memungkinkan pengguna untuk mengubah realitas foto, menambahkan elemen, atau memperbaiki komposisi. Samsung juga menekankan transparansi dengan menandai gambar yang telah ditingkatkan menggunakan AI generatif melalui watermark.

Dengan integrasi AI yang semakin dalam, Samsung Galaxy S Series 2026 tidak hanya sekadar alat pengambil gambar, melainkan sebuah sistem kreatif yang mendukung seluruh alur kerja fotografi. Inovasi ini menegaskan komitmen Samsung untuk menjadikan teknologi sebagai jembatan kreativitas, bukan penghalang, dalam mengabadikan setiap momen berharga.

Advertisement