Samsung dilaporkan telah memulai fase pengujian internal untuk sistem operasi antarmuka pengguna terbarunya, One UI 9. Berdasarkan Android 17, pengujian ini terdeteksi melalui penampakan build firmware pada perangkat yang belum dirilis, yaitu Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8. Penemuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan perangkat lunak Samsung berjalan paralel dengan kesiapan perangkat keras generasi mendatangnya.
Uji coba One UI 9 ini terungkap melalui penemuan nomor versi firmware spesifik yang mengarah pada Galaxy Z Flip 8 (SM-F776U) dan Galaxy Z Fold 8 (SM-F976U). Sebagaimana praktik Samsung sebelumnya, pembaruan besar antarmuka pengguna ini kemungkinan besar akan diluncurkan bersamaan dengan seri ponsel lipat terbarunya di pertengahan tahun 2026, diperkirakan sekitar bulan Juli atau Agustus. Sementara itu, Samsung masih dalam tahap finalisasi One UI 8.5, yang diperkirakan akan hadir bersama seri Galaxy S26 pada awal Maret 2026.
Pengembangan Berbasis Android 17
One UI 9 akan dibangun di atas fondasi Android 17, sistem operasi terbaru dari Google. Meskipun Google belum merilis versi beta publik Android 17 secara luas, Samsung tampaknya sudah mengintegrasikan fitur-fitur awal ke dalam antarmuka kustomnya.

Uji coba firmware ini menunjukkan bahwa Samsung secara proaktif mempersiapkan pengalaman pengguna yang optimal untuk perangkat lipatnya, dengan fokus pada peningkatan multitasking dan fitur yang disesuaikan untuk faktor bentuk unik tersebut.
Potensi Fitur Baru One UI 9
Meskipun detail spesifik mengenai fitur One UI 9 masih minim karena tahap pengembangan awal, beberapa potensi peningkatan telah muncul dari bocoran dan rumor. Salah satu yang paling menarik adalah penambahan fitur “Ask AI” pada peramban Samsung Internet. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan mengenai halaman web atau topik lainnya, dengan dukungan untuk pertanyaan lanjutan dan personalisasi hasil berdasarkan riwayat penjelajahan pengguna. Hal ini sejalan dengan tren Samsung yang terus memperluas integrasi kecerdasan buatan (AI) pada perangkatnya, termasuk peningkatan pada fitur Galaxy AI.

Selain itu, ada rumor mengenai perombakan desain antarmuka yang lebih modern, yang mungkin mengusung tampilan “glassy” dengan elemen transparan dan buram yang lebih halus pada panel kontrol dan notifikasi. Peningkatan sinkronisasi antarperangkat, seperti fitur “Universal Clipboard” untuk menyalin dan menempel teks antar perangkat secara mulus, juga diharapkan hadir. Peningkatan performa, efisiensi baterai, serta fitur privasi dan keamanan yang lebih canggih juga menjadi area yang kemungkinan akan mendapat perhatian dalam pembaruan ini.
Perangkat yang Didukung dan Kemungkinan Model Baru
Selain Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8, muncul pula indikasi adanya model lipat ketiga yang misterius dengan nomor model SM-F971U, yang mungkin diberi nama “Galaxy Wide Fold”. Model ini diperkirakan akan memiliki rasio aspek yang lebih tradisional, bersaing dengan tren lipat yang lebih lebar di pasar. Samsung juga dikabarkan sedang menguji One UI 9 pada perangkat Galaxy Z Fold 7, meskipun fokus utama pengujian tampaknya pada model generasi mendatang.
Secara umum, Samsung dikenal memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak yang panjang untuk perangkat andalannya. Perangkat yang diluncurkan mulai dari tahun 2023 atau lebih baru, serta model-model unggulan yang lebih tua dengan komitmen pembaruan yang diperpanjang, berpotensi memenuhi syarat untuk One UI 9. Namun, perangkat yang lebih lama seperti seri Galaxy S22 dan beberapa model seri A mungkin tidak akan menerima pembaruan ini, karena One UI 8.5 akan menjadi pembaruan fitur besar terakhir bagi mereka.






