Jakarta – Aksi heroik sopir truk bernama Aan yang dengan sabar mengawal mobil Isuzu Panther yang melaju tidak stabil karena pengemudinya meninggal dunia akibat serangan jantung, menjadi viral di media sosial. Atas kepeduliannya, Aan mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. Aan diundang ke kantor Korlantas Polri, Jakarta, pada Senin (26/1/2026) untuk menerima penghargaan tersebut. Dalam pertemuan itu, Aan menceritakan kronologi aksinya yang viral pada Rabu (21/1) sekitar pukul 07.20 WIB. Ia menjelaskan saat kejadian dirinya melaju di jalur 2 tol, sementara mobil Panther berada di jalur 4. Jarak antara keduanya sekitar enam mobil. “Waktu itu kedengaran benturan begitu keras, dia mulai ke kiri, nggak lama dia balik ke kanan. Banyak pengendara mobil di belakangnya pada klakson, nggak ada respons,” kata Aan dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (26/1/2026).
Aan kemudian bergeser ke jalur 3 untuk mendekatkan kendaraannya ke mobil Panther. Ia membunyikan klakson berharap pengemudi mobil tersebut merespons dan mengemudikan kendaraannya dengan benar. “Eh masih nggak ada respons. Saya tengok udah berbaring ke kiri, saya coba mengiringi nyampe di mana dia berhenti,” ucapnya.
Ia sempat berpikir untuk memepet mobil Panther tersebut, namun ragu karena belum ada saksi yang melihat aksinya. Aan khawatir dituding menjadi penyebab kecelakaan. “Akhirnya ada pihak TNI juga di situ, saya izin ke TNI, katanya ya udah gapapa tabrak aja daripada membahayakan yang lain. Pas saya mau ke kanan mau nabrak si Panther, nggak tahunya udah ada benturan keras ke kanan, terus berhenti. Nggak lama saya berhenti juga sama si TNI itu, coba nyeberang di tol itu,” jelasnya.
Aan kemudian mengecek kondisi pengemudi dan mobil yang mesinnya masih menyala. Namun, ia memastikan pengemudi mobil Panther sudah tidak bernyawa. “Pas saya cek nadi sama idungnya, udah nggak ada respons sama sekali. Terus pihak TNI nelepon polisi juga, anggota PJR, dari situ antara 6 menitan, cepet juga pihak PJR dateng,” ujar Aan.
Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa tindakan sopir truk tersebut adalah contoh nyata kepedulian antar-pengguna jalan yang patut diapresiasi dan diteladani. “Atas Perintah Bapak Kapolri, saya mewakili institusi Polri. Mas Aan ini menjadi atensi Bapak Kapolri. Hari ini saya bersama Pak Dirgakkum mengundang Panjenengan untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih, sekaligus memberikan piagam penghargaan,” ujar Irjen Agus.
Kakorlantas berharap aksi tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi pengguna jalan lain agar memiliki empati dan keberanian bertindak dalam situasi darurat, dengan tetap mengutamakan keselamatan. Penghargaan diberikan kepada sopir truk wingbox bernama Aan atas aksi heroiknya.






