Gadget Wearable

Nothing Headphone (1): Punya Desain Retro-Futuristik Unik, Bagaimana Kualitas Audionya?

Advertisement

Nothing Headphone (1) hadir sebagai pendatang baru yang berani menantang dominasi pemain lama di pasar headphone over-ear premium. Dengan desain retro-futuristik yang khas Nothing, headphone ini menawarkan kombinasi estetika unik, fitur lengkap, dan performa yang menjanjikan, meski ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan.

Produk audio terbaru dari Nothing ini memposisikan diri sebagai alternatif menarik di tengah persaingan ketat dari merek seperti Sony, Bose, JBL, dan Sennheiser. Kehadirannya di Indonesia disambut baik oleh para penggemar teknologi yang mencari sesuatu yang berbeda. Dengan banderol harga Rp 4.199.000, Nothing Headphone (1) mencoba menawarkan nilai lebih melalui paket fitur dan desainnya yang futuristik.

Desain Retro-Futuristik yang Mencuri Perhatian

Salah satu daya tarik utama Nothing Headphone (1) adalah desainnya yang unik. Mengadopsi gaya retro-futuristik, headphone ini tampil beda dari mayoritas headphone di pasaran yang cenderung monoton. Bagian luar earcup dilapisi aluminium berwarna perak dengan kubah plastik transparan yang memperlihatkan komponen internalnya. Desain ini tidak hanya fungsional tetapi juga berhasil menarik perhatian dan menimbulkan kesan premium.

Varian Nothing Headphone (1). Foto: FoneArena
Varian Nothing Headphone (1). Foto: FoneArena

Headphone ini tersedia dalam dua pilihan warna, Black dan White. Varian White yang didominasi warna putih, abu-abu, dan perak memberikan kesan bersih dan modern. Meskipun menggunakan material aluminium membuatnya terasa lebih kokoh, bobotnya mencapai 329 gram, sedikit lebih berat dibandingkan kompetitor seperti Sony WH-1000XM6. Namun, kenyamanan tetap terjaga berkat penjepitan yang pas dan tidak terlalu ketat, memungkinkan penggunaan jangka panjang. Posisi headphone juga stabil di kepala, tidak mudah melorot bahkan saat bergerak.

Sayangnya, engsel pada Nothing Headphone (1) hanya dapat diputar 90 derajat dan tidak bisa dilipat. Hal ini membuat dimensinya menjadi kurang ringkas saat dibawa bepergian, dan carrying case bawaannya pun memakan cukup banyak ruang di dalam tas.

Kontrol Fisik Intuitif dan Fitur Lengkap

Berbeda dengan tren headphone premium yang beralih ke kontrol sentuh, Nothing Headphone (1) tetap mengandalkan kontrol fisik yang dirancang secara unik. Pengguna dapat mengatur volume dengan tombol gulir mirip mouse, mengganti lagu dengan paddle, serta menerima atau menolak panggilan. Tombol daya, port USB-C, dan audio jack 3,5mm juga tersedia, memudahkan koneksi kabel. Terdapat pula tombol yang dapat dikustomisasi fungsinya, mulai dari mengatur noise control hingga memanggil asisten suara.

Kontrol Fisik Intuitif Milik Nothing Headphone (1). Foto: Nothing
Kontrol Fisik Intuitif Milik Nothing Headphone (1). Foto: Nothing

Konektivitas nirkabelnya didukung oleh Bluetooth 5.3, dengan dukungan Google Fast Pair dan Microsoft Swift Pair untuk pemasangan instan. Menariknya, headphone ini memiliki rating IP52, yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air. Ini menambah nilai fleksibilitasnya untuk digunakan dalam berbagai kondisi, termasuk saat berolahraga ringan atau terkena hujan gerimis.

Aplikasi pendamping Nothing X yang tersedia untuk Android dan iOS semakin memperkaya pengalaman pengguna. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengatur mode noise cancellation (Low, Mid, High, Adaptive), mengaktifkan mode Transparency, hingga mengelola fitur spatial audio dengan opsi fixed atau head-tracking untuk pengalaman suara 3D yang imersif.

Bagi para audiophile, Nothing X menyediakan Equalizer yang ekstensif. Pilihan Simple menawarkan preset seperti Balanced, More Bass, atau More Treble, sementara mode Advanced memungkinkan penyesuaian 8-band equalizer. Terdapat pula fitur Bass Enhancement, Low Lag Mode untuk gaming, Dual Connection untuk menghubungkan ke dua perangkat sekaligus, serta Over-ear detection untuk otomatis menjeda musik saat headphone dilepas.

Kualitas Audio: Potensi yang Perlu Disesuaikan

Nothing Headphone (1) dibekali dynamic driver 40mm yang dikembangkan bersama KEF, perusahaan audio ternama asal Inggris. Profil suaranya secara default cenderung dominan pada bass, yang mungkin disukai oleh penggemar musik hip-hop, R&B, atau elektronik. Namun, bagi yang menginginkan suara lebih cerah atau detail pada frekuensi tinggi, penyesuaian melalui equalizer menjadi krusial.

Advertisement

Saat diuji dengan musik klasik, instrumen seperti biola dan terompet terasa kurang menonjol, kemungkinan karena bass yang terlalu kuat atau treble yang kurang jernih. Hal serupa juga ditemui pada musik rock modern, di mana suara gitar dan simbal cenderung tenggelam. Vokal Grimes yang seharusnya memiliki efek airy pun kurang terdengar jelas dalam campuran musik. Pengalaman menonton film juga dilaporkan kurang optimal karena suara yang terlalu menggema dan dialog yang kurang jelas.

Meskipun begitu, dengan penyesuaian pada equalizer, kualitas audio dapat ditingkatkan. Laporan lain menyebutkan bahwa dengan EQ yang tepat, Nothing Headphone (1) mampu menghasilkan suara yang jernih, detail, dan dinamika yang baik, bahkan bersaing dengan headphone premium lainnya seperti Sony WH-1000XM6.

Peredaman Suara dan Daya Tahan Baterai Superior

Fitur Active Noise Cancellation (ANC) pada Nothing Headphone (1) diklaim mampu meredam suara hingga 42 dB. Pengujian menunjukkan bahwa headphone ini efektif meredam suara bising di lingkungan perkantoran atau deru mesin kereta, menjadikannya teman yang baik untuk komuting atau bekerja di tempat yang ramai. Bahkan tanpa ANC aktif, isolasi pasif dari bantalan telinga sudah cukup baik.

Mode Transparency juga bekerja dengan baik, menghadirkan suara lingkungan sekitar secara natural tanpa terasa artifisial. Kualitas mikrofon untuk panggilan telepon juga dinilai cukup baik, dengan kemampuan meredam suara latar belakang sehingga lawan bicara dapat mendengar dengan jelas.

Di sektor baterai, Nothing Headphone (1) tampil impresif. Dengan kapasitas 1.040 mAh, headphone ini diklaim mampu bertahan hingga 35 jam mendengarkan musik dengan ANC aktif. Pengujian bahkan menunjukkan daya tahan yang lebih lama, mencapai lebih dari 42 jam. Jika ANC tidak diaktifkan, daya tahan baterai bisa mencapai 80 jam. Kemampuan pengisian cepatnya juga patut diacungi jempol; hanya dengan lima menit pengisian, headphone dapat digunakan hingga 2,4 jam. Daya tahan baterai ini bahkan melampaui beberapa kompetitor veteran di kelasnya.

Pilihan Menarik dengan Sedikit Catatan

Nothing Headphone (1) adalah debut yang kuat di segmen headphone over-ear. Desainnya yang unik, kontrol fisik yang matang, rating IP52, baterai tahan lama, dan ANC yang memuaskan menjadi nilai jual utamanya. Kualitas audionya menjanjikan, namun memerlukan sedikit penyesuaian melalui equalizer untuk mencapai performa optimal.

Bagi pengguna yang tidak keberatan melakukan kustomisasi suara dan mencari headphone premium dengan estetika yang berbeda serta daya tahan baterai superior, Nothing Headphone (1) patut dipertimbangkan sebagai alternatif di bawah Rp 5 juta.

Advertisement