Komputer

Nvidia Perkenalkan DLSS 5: Pencahayaan dan Material Game Lebih Nyata Berkat Bantuan AI

Advertisement

Nvidia mengumumkan terobosan terbaru dalam teknologi grafis game, yaitu DLSS 5, yang menjanjikan peningkatan visual ke tingkat fotorealistik melalui kecerdasan buatan (AI). Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam acara GTC 2026 yang berlangsung pada Senin (16/3/2026). Perusahaan menyebut DLSS 5 sebagai lompatan paling signifikan dalam grafis komputer sejak debut real-time ray tracing pada tahun 2018. Teknologi ini dijadwalkan akan diluncurkan pada musim gugur 2026 dan secara eksklusif akan tersedia untuk kartu grafis seri RTX 50.

DLSS 5, yang dijuluki sebagai “neural rendering“, berbeda dari versi sebelumnya yang fokus pada peningkatan frame rate dan resolusi. Alih-alih hanya memperbesar gambar, DLSS 5 menggunakan model AI canggih untuk memahami dan merender ulang pencahayaan serta material dalam adegan game secara real-time. Proses ini memungkinkan penambahan detail yang sangat halus, seperti tekstur kulit yang lebih realistis dengan kerutan dan rambut wajah yang lebih hidup, kilau pada kain, serta interaksi cahaya yang lebih akurat pada rambut dan objek lainnya. Kemampuan ini sebelumnya hanya dapat dicapai melalui efek visual Hollywood yang membutuhkan waktu render berjam-jam per frame.

Perbedaan Mendasar DLSS 5

Berbeda dengan generasi DLSS sebelumnya yang berfokus pada upscaling dan frame generation untuk meningkatkan performa, DLSS 5 menggeser fokusnya ke neural rendering. Teknologi ini memanfaatkan model AI yang dilatih secara menyeluruh untuk memahami berbagai elemen kompleks dalam sebuah adegan, mulai dari karakter, rambut, kain, hingga kondisi pencahayaan lingkungan seperti cahaya dari depan, belakang, atau mendung. Semua ini dianalisis hanya dari satu frame.

​Hasil dari DLSS 5. Foto: Nvidia
​Hasil dari DLSS 5. Foto: Nvidia

Nvidia menjelaskan bahwa DLSS 5 menerima input berupa vektor warna dan gerakan dari setiap frame, lalu menggunakan model AI untuk menyuntikkan pencahayaan dan material fotorealistik yang tertanam pada konten 3D sumber dan konsisten dari frame ke frame. Hasilnya adalah gambar yang presisi secara visual, mampu menangani elemen kompleks seperti subsurface scattering pada kulit dan interaksi cahaya pada rambut, sambil tetap mempertahankan struktur dan semantik adegan asli. Teknologi ini mampu berjalan secara real-time hingga resolusi 4K, memastikan pengalaman bermain game yang mulus dan interaktif.

Dukungan Pengembang dan Kontroversi Awal

Nvidia telah mendapatkan dukungan dari sejumlah pengembang game terkemuka untuk DLSS 5. Di antaranya adalah Bethesda, Capcom, Hotta Studio, NetEase, Tencent, Ubisoft, dan Warner Bros. Games. Judul-judul besar seperti StarfieldResident Evil RequiemHogwarts Legacy, dan Assassin’s Creed Shadows termasuk dalam daftar game yang akan mendukung teknologi ini. Todd Howard, kepala studio di Bethesda Game Studios, menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan DLSS 5 dalam menghidupkan visual Starfield.

Advertisement

Namun, pengumuman DLSS 5 juga menuai beragam reaksi, termasuk kritik dari sebagian pengembang dan pemain. Beberapa pihak menyebut teknologi ini sebagai “AI slop” atau filter AI yang berlebihan, karena dianggap dapat mengubah estetika artistik asli sebuah game secara drastis. Kekhawatiran muncul bahwa DLSS 5 dapat membuat karakter terlihat terlalu “sempurna” atau mengubah suasana visual yang telah dirancang oleh pengembang. Menanggapi hal ini, Nvidia menegaskan bahwa DLSS 5 dilengkapi dengan kontrol terperinci bagi pengembang game, memungkinkan mereka untuk mengatur intensitas, color grading, dan bahkan melakukan masking pada area tertentu agar tetap mempertahankan visi artistik unik setiap game.

Masa Depan Grafis Game

Peluncuran DLSS 5 menandai evolusi signifikan dalam cara game dirender. Dengan kemampuannya untuk menciptakan visual yang mendekati kenyataan, teknologi ini berpotensi mengubah ekspektasi pemain terhadap kualitas grafis game di masa depan. Meskipun ada perdebatan mengenai dampaknya terhadap gaya artistik, inovasi Nvidia ini membuka babak baru dalam pencarian realisme visual di dunia game PC, menjadikannya salah satu perkembangan paling dinanti di industri ini.

https://www.pcmag.com/news/whoa-nvidias-dlss-5-can-make-pc-games-look-real-gtc-2026
https://www.theverge.com/news/895472/nvidia-dlss5-generative-ai-pc-graphics
Advertisement