Aplikasi

Update Android 16 Pada Februari 2026: Pembaruan Minor, Fokus Stabilitas Perangkat Pixel

Advertisement

Google telah merilis pembaruan keamanan bulanan untuk perangkat Pixel pada Februari 2026. Pembaruan ini, yang berfokus pada peningkatan stabilitas dan kinerja, secara mengejutkan tidak membawa perubahan antarmuka pengguna (UI) atau fitur baru yang signifikan. Sebaliknya, Google tampaknya menunda peluncuran fitur-fitur besar ke pembaruan kuartalan mendatang, Android 16 QPR3.

Pembaruan Februari 2026 ini utamanya bertujuan untuk mengatasi isu keamanan yang ada dan memastikan kelancaran operasional perangkat. Meskipun tidak ada fitur baru yang menonjol, pembaruan ini tetap penting bagi pengguna untuk memastikan perangkat mereka aman dan berkinerja optimal. Pengguna Pixel yang memenuhi syarat sudah dapat mengunduh pembaruan ini melalui pembaruan over-the-air (OTA).

Perubahan Minor, Fokus pada Stabilitas

Pembaruan keamanan Android 16 Februari 2026 untuk perangkat Pixel dilaporkan sangat minor. Berbeda dengan pembaruan Januari yang menyertakan perbaikan untuk beberapa masalah, pembaruan kali ini hanya mencantumkan satu perbaikan keamanan spesifik terkait driver VPU (CVE-2026-010 A-463674877 EoP High). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada isu keamanan kritis yang perlu segera ditangani secara luas pada bulan ini, yang merupakan kabar baik bagi pengguna.

Ilustrasi Android 16 Baklava. Foto: Gizmochina
Ilustrasi Android 16 Baklava. Foto: Gizmochina

Fokus utama dari pembaruan ini tampaknya adalah pada peningkatan kinerja dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Meskipun tidak ada fitur baru yang diumumkan, Google mengisyaratkan bahwa perbaikan performa akan menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan tren yang terlihat dalam beberapa bulan terakhir, di mana Google lebih memprioritaskan stabilitas dan kelancaran operasi harian daripada penambahan fitur baru yang drastis dalam pembaruan bulanan.

Pergeseran Jadwal Pembaruan untuk Pixel Lama

Salah satu perubahan signifikan yang terkonfirmasi melalui pembaruan Februari 2026 ini adalah pergeseran jadwal pembaruan untuk model Pixel yang lebih lama. Perangkat seperti Pixel 6, Pixel 6 Pro, Pixel 7, dan Pixel 7 Pro tidak lagi menerima pembaruan bulanan. Sebaliknya, perangkat-perangkat ini tampaknya akan beralih ke jadwal pembaruan kuartalan. Pergeseran ini, meskipun tidak diumumkan secara resmi oleh Google, terlihat dari pola pembaruan yang terlewatkan oleh perangkat tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Advertisement

Lineup Pixel 16 Series. Foto: Google
Lineup Pixel 16 Series. Foto: Google

Google menyatakan bahwa perangkat yang terdampak ini akan tetap mematuhi standar keamanan selama masa dukungan penuh mereka. Namun, kurangnya kejelasan mengenai frekuensi pembaruan di masa depan menimbulkan pertanyaan di kalangan pengguna mengenai komitmen dukungan jangka panjang Google. Keputusan ini dapat dipahami mengingat semakin banyaknya model Pixel yang perlu didukung, namun hal ini menandai perubahan strategis dalam pendekatan Google terhadap pembaruan perangkat lunaknya.

Antisipasi Android 16 QPR3

Absennya fitur-fitur besar dalam pembaruan Februari 2026 ini semakin memperkuat spekulasi bahwa Google sedang mempersiapkan peluncuran besar untuk pembaruan kuartalan mendatang, Android 16 QPR3. Pembaruan kuartalan ini diharapkan membawa perubahan yang lebih signifikan, termasuk fitur-fitur yang telah diuji dalam versi beta sebelumnya. Beberapa fitur yang mungkin hadir termasuk kemampuan untuk menyembunyikan widget “At a Glance” dan pengontrol kecerahan senter yang lebih presisi. Pengguna dapat menantikan lebih banyak detail mengenai Android 16 QPR3 seiring mendekati tanggal rilisnya.

Sementara itu, Google juga dikabarkan akan meluncurkan ponsel terbarunya, Pixel 10a, pada bulan Februari 2026. Berbagai sumber mengindikasikan bahwa pre-order akan dimulai sekitar pertengahan Februari, dengan tanggal rilis yang mungkin jatuh pada 17 atau 18 Februari. Ponsel ini diprediksi akan memiliki spesifikasi yang mirip dengan pendahulunya, Pixel 9a, dengan fokus pada menjaga harga tetap terjangkau di pasar kelas menengah. Keputusan untuk mempertahankan chipset Tensor G4 pada Pixel 10a, meskipun menimbulkan pertanyaan, tampaknya merupakan langkah strategis untuk mengelola biaya di tengah tantangan rantai pasokan komponen global.

Advertisement