BANDUNG BARAT – Upaya pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, terus dilakukan. Puluhan orang dilaporkan masih hilang akibat bencana dahsyat yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026). Salah satu warga yang turut mencari adalah Asep Heri (45), ayah dari Tasya (17), salah satu korban yang belum ditemukan.
Asep, yang rumahnya berjarak di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, telah meninggalkan kediamannya selama tiga hari. Ia berjuang keras di lokasi longsor, berbekal tekad kuat untuk menemukan jasad putrinya, Tasya, yang diduga tertimbun lumpur tebal. Di tengah duka yang mendalam, Asep menyalurkan kesedihannya menjadi kekuatan untuk terus mencari.
Tak hanya putrinya, longsor yang berasal dari perbukitan di kaki Gunung Burangrang ini juga menelan keluarga saudaranya, Deni dan Ani. Tasya sendiri dilaporkan menginap di rumah saudaranya tersebut sejak beberapa hari sebelum kejadian.
“Ya saya langsung mencari sendiri, ingin cepat menemukan tubuh anak saya, Tasya,” ujar Asep dengan nada tegar saat berbincang dengan detikJabar, Senin (26/1/2026). Bermodalkan tangan kosong dan cangkul, Asep tak kenal lelah menggali lumpur di titik yang diyakininya sebagai lokasi rumah saudaranya.
Perjuangan Asep membuahkan hasil pada Minggu (25/1/2026). Ia berhasil menemukan jasad Deni, Ani, beserta keponakannya. Meskipun lega karena menemukan kerabatnya, kesedihan Asep bertambah lantaran putrinya belum juga ditemukan.
“Ya alhamdulillah-nya, saudara sama keponakan saya sudah ketemu. Tadi dibantu sama petugas juga setelah badannya ketemu. Itu kayaknya di kedalaman 2 meteran,” tutur Asep.
Dalam proses pencarian, Asep menyaksikan pemandangan mengharukan. Jasad Ani ditemukan dalam posisi tertelungkup setengah bersujud, seolah berusaha melindungi anaknya. Sang keponakan ditemukan dalam kondisi masih bersih di dekatnya. Sementara itu, Deni ditemukan berjarak sekitar satu meter dari Ani.
“Jadi almarhumah Ani itu melindungi anaknya, anak Ani ditemukan masih bersih. Rambutnya bersih, kemudian HP dia juga masih aktif. Kalau Deni di sampingnya,” ungkap Asep.






